Alamat

Nama: Ridwan Sururi, S.Pd.I. Alamat: Jl. Pesantren Mathla'ul Falah no 412. Sindang Anom Kec. Sekampung Udik Kab. Lampung Timur. email. abu.hanan17@gmail.com. Facebook. Ridwan Sururi. HP. 085233552224

Rabu, 24 Juli 2013

MAKALAH EFEKTIVITAS MEDIA DALAM PEMBEAJARAN PAI. Ridwan Sururi. Sindang Anom Sekampung Udik Lampung Timur. IAIN Raden Intan Bandar Lampung. Kauman Kotagajah Lampung Tengah

TUGAS UAS
EFEKTIVITAS MEDIA DALAM PEMBEAJARAN PAI

OLEH

Nama        : RIDUAN SURURI
NPM         : 1222010030
Prodi        : Ilmu Tarbiyah
Konsentrasi    : Pendidikan Agama Islam


Di Ajukan Untuk Memenuhi Tugas UAS
Mata Kuliah Teknologi dan Media Pembelajaran

DOSEN PENGAMPU
Dr. M. IKBAL, M.Pd










IAIN RADEN INTAN BANDAR LAMPUNG
PROGRAM PASCA SARJANA (PPs)
KELOMPOK YASRI BANDAR LAMPUNG
TAHUN 2013



KATA PENGANTAR

Assalamu’ alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah dengan rasa syukur ke hadirat Allah SWT, yang dengan rahmat dan inayah Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah Proses pengembangan media pembelajaran non cetak ini. Salawat dan salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Allah, Rasulullah, Muhammad SAW dan keluarganya serta para pengikutnya yang selalu berjuang untuk menebar cahaya Islam sampai akhir zaman.
Dalam penyelesaian Tugas UAS ini, terdapat kendala yang dihadapi penulis. Alhamdulillah, meskipun demikian, kendala ini dapat diatasi sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat waktu.
Akhirnya, Semoga tugas UAS ini dapat bermanfaat. Amin
Wassalamua’laikum Wr. Wb

                                                                        Bandar Lampung,    Juli 2013
                                                                                           Penulis






DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL        i
KATA PENGANTAR         ii
DAFTAR ISI        iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang        1
B. Rumusan masalah        2
C. Tujuan        2

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Efektivitas        3
B. Pengertian Media Pembelajaran        3
C. Tujuan Media Pembelajaran PAI        4
D. Fungsi Media Pembelajaran PAI        4
E. Manfaat Media Pembelajaran        5
F. Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran        7

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan        9
B. Saran        9

DAFTAR PUSTAKA



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Sesuai amanah UUD dasar 1945, Pembangunan di Indonesia pada hakikatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya. Oleh sebab itu dalam pembangunan tersebut diperlukan suatu pendekatan yang bersifat kultural dalam arti luas sehingga dapat mencakup berbagai pertimbangan tuntutan sosial masyarakat. Pendekatan kultural pada hakikatnya adalah usaha mengadakan perubahan-perubahan menuju ke arah yang lebih baik dengan tetap menjaga keseimbangan lahiriah dan batiniah dalam kehidupan sehari-hari, baik itu manusia sebagai dirinya sendiri, manusia sebagai hamba Tuhan, maupun manusia sebagai warga masyarakat dalam lingkungan alam sekitarnya. Jadi di samping kemajuan lahiriah, kebahagiaan rohaniah juga dapat tercapai. Dalam pembelajaran, guru sebagai ujung tombak pendidikan dituntut untuk dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif, untuk itu guru seyogyanya lebih memperhatikan komponen-komponen pengajaran berikut ini: tujuan pengajaran, bahan pengajaran, metodologi pengajaran, sarana dan prasarana pengajaran serta penilaian pengajaran. Salah satu komponen pengajaran yang membantu guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan komunikatif adalah metodologi pengajaran. Yaitu metode dan teknik yang digunakan guru dalam melakukan interaksi dengan siswa agar bahan pengajaran sampai kepada siswa, sehingga siswa menguasai tujuan pembelajaran. Dalam metodologi pengajaran ada dua aspek yang menonjol yaitu metode pengajaran dan media pengajaran sebagai alat bantu mengajar. Dengan demikian, media pengajaran merupakan suatu alat yang mempermudah dan menunjang bagi seorang guru dalam memecahkan persoalan-persoalan dalam pembelajaran dengan berbagai metode yang ada sehingga memfungsikan kualitas pembelajaran menjadi lebih tinggi, kemudian yang diinginkan dalam pengajaran tersebut dapat dicapai secara optimal sebagaimana ditegaskan bahwa “media pengajaran dapat mempertinggi pembelajaran siswa dan pengajaran yang ada pada gilirannya diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapai.”
Media pengajaran digunakan dalam pembelajaran karena dalam interaksi pembelajaran sering terjadi hambatan komunikasi. Hambatan komunikasi bisa berasal dari bahan pelajaran dengan menggunakan media pengajaran. Hambatan komunikasi tersebut dapat teratasi sehingga kualitas pembelajaran yang tertinggi dapat dicapai, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hasil belajar para siswa.
B.    Rumusan Masalah
Bagaimana efektivitas media dalam pembelajaran PAI?
C.    Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui efektivitas media dalam pembelajaran PAI.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian efektifitas
Efektifitas berasal dari kata dasar efektif. Dalam kamus bahasa Indonesia, kata efektif mempunyai arti mempunyai efek, pengaruh atau akibat. Maka efektifitas bisa diartikan seberapa tingkat besar keberhasilan yang dapat diraih (dicapai) dari suatu cara atau usaha tertentu sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Menurut kamus ensiklopedia Indonesia ( 1989 ) efektifitas adalah menunjukkan taraf tercapainya suatu tujuan. Suatu usaha dikatakan efektifitas apabila usaha itu telah mencapai tujuannya. Adapun efektifitas menurut Pringgodogjo (1973: 29) adalah menunjukkan taraf tercapainya suatu efektif apabila itu mencapai tujuannya. Secara ideal taraf efektifitas dapat dinyatakan dengan ukuran-ukuran yang pasti. Lebih ditegaskan oleh Madya Kasihadi (1985: 54) bahwa efektifitas adalah keadaan yang menunjukkan sejauh mana apa yang direncanakan dapat tercapai, semakin banyak rencana yang dapat dicapai semakin efektif pada kegiatan tersebut. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan mengenai efektifitas penggunaan media pembelajaran adalah suatu usaha, sejauh mana usaha dalam pembelajaran dengan menggunakan alat bantu (media) dalam pencapaian suatu tujuan yang telah direncanakan.
B.    Pengertian Media Pembelajaran
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dijelaskan bahwa : “media pembelajaran adalah alat (sarana) komunikasi yang beragam sebagai penghubung dan perantara dalam pembelajaran”.  Media pembelajaran adalah suatu yang dapat diinderai, khususnya penglihatan dan pendengaran baik yang terdapat di dalam maupun di luar kelas, yang digunakan sebagai alat bantu penghubung (medium komunikasi) dalam proses interaksi belajar-mengajar untuk meningkatkan efektivitas hasil belajar siswa. Media pembelajaran mengandung aspek-aspek; sebagai alat dan sebagai teknik, yang berkaitan erat dengan metode mengajar.  Media pembelajaran sesungguhnya merupakan bagian dari sumber pembelajaran yang di dalamnya pembelajaran disampaikan.

C.     Tujuan Media Pembelajaran PAI
Dalam bukunya Hujair Sanaky (2009: 4) menyebutkan bahwa tujuan media pembelajaran PAI adalah sebagai berikut:
1.     Mempermudah proses pembelajaran di kelas
2.     Meningkatkan efisiensi proses pembelajaran
3.    Menjaga relevansi antara materi pelajaran dengan tujuan belajar,
4.    Membantu konsentrasi pembelajar dalam proses pembelajaran.
5.    Fungsi Media Pembelajaran
D.    Fungsi Media Pembelajaran PAI
Ada enam fungsi pokok media pembelajaran dalam proses belajar mengajar PAI menurut Nana Sudjana (1998: 99-100).
1.    Sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.
2.    Media pengajaran merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar. Ini merupakan salah satu unsur yang harus dikembangkan oleh seorang guru.
3.    Dalam pemakaian media pengajaran harus melihat tujuan dan bahan pelajaran.
4.    Media pengajaran bukan sebagai alat hiburan, akan tetapi alat ini dijadikan untuk melengkapi proses belajar mengajar supaya lebih menarik perhatian peserta didik.
5.    Di utamakan untuk mempercepat proses belajar mengajar serta dapat membantu siswa dalam menangkap pengertian yang disamapaikan oleh guru.
6.    Penggunaan alat ini diutamakan untuk meningkatkan mutu belajar mengajar.
E.    Manfaat media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut:
1.    Pengajaran lebih menarik perhatian pembelajar sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
2.    Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami pembelajar, serta memungkinkan pembelajar menguasai tujuan pengajaran dengan baik.
3.    Metode pembelajaran bervariasi, tidak semata-mata hanya komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata lesan pengajar, pembelajar tidak bosan dan pengajar tidak kehabisan tenaga.
4.    Pembelajar lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan penjelasan dari pengajar saja, tetapi juga aktivitas lain yang dilakukan seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lain.
Selain itu manfaat media pembelajaran bagi pengajar dan pembelajar adalah sebagai berikut:
1.    Manfaat media pembelajaran bagi pengajar yaitu:
a.    Memberikan pedoman, arah untuk mencapai tujuan
b.    Menjelaskan struktur dan urutan pengajaran secara baik.
c.    Memberikan kerangka sistematis mengajar secara baik.
d.    Memudahkan kendali pengajar terhadap materi pelajaran.
e.    Membantu kecermatan, ketelitian dalam penyajian materi pelajaran.
f.    Membangkitkan rasa percaya diri seorang pengajar, dan
g.    Meningkatkan kualitas pelajaran.
2.    Manfaat media pembelajaran bagi pembelajar adalah
a.    Meningkatkan motivasi belajar pembelajar.
b.    Memberikan dan meningkatkan variasi belajar pembelajar
c.    Memberikan struktur materi pelajaran dan memudahkan pembelajar untuk belajar.
d.    Memberikan inti informasi, pokok-pokok secara sistematik sehingga memudahkan pembelajar untuk belajar.
e.    Merangsang pembelajar untuk berfokus dan beranalisis.
f.    Menciptakan kondisi dan situasi belajar tanpa tekanan, dan
g.    Pembelajar dapat memahami materi pelajaran dengan sistematis yang disajikan pengajar lewat media pembelajaran (Hujair Sanaky, 2009: 5).
F.    Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran
Media merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kegiatan belajar mengajar. Karena  beraneka ragamnya media, maka ada beberapa kriteria yang patut diperhatikan dalam memilih media yaitu :
1.    Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Media dipilih berdasarkan tujuan instruksional yang telah ditetapkan yang secara umum mengacu kepada salah satu atau gabungan dari dua atau tiga ranah kognitif afektif dan psikomotor.
2.    Tepat untuk mendukung isi pelajaran yang sifatnya fakta, konsep, prinsip, atau generalisasi.
3.    Praktis, luwes dan bertahan. Jika tidak tersedia, waktu, dana atau sumber dana lainnya, untuk memproduksi, tidak perlu dipaksakan. Media yang mahal dan memakan waktu yang lama untuk memproduksinya bukanlah jaminan sebagai media yang terbaik. Kriteria ini menuntun para guru atau instruktur untuk memilih media yang ada, mudah diperoleh atau mudah dibuat sendiri oleh guru.
4.    Guru terampil menggunakannya . Ini merupakan salah satu kriteria. Apapun media itu, guru harus mampu menggunakannya dalam proses pembelajaran. Nilai dan manfaat amat  ditentukan oleh guru yang menggunakannya.
5.    Pengelompokan sasaran. Media yang efektif untuk kelompok besar belum tentu sama efektifnya jika digunakan pada kelompok kecil atau perorangan, ada media yang tepat untuk jenis kelompok besar, kelompok sedang maupun kecil atau perorangan. Ada media yang tepat untuk jenis kelompok besar, kelompok sedang maupun kelompok kecil atau perorangan.
6.    Mutu teknis Pengembangan visual baik gambar atau fotograf harus memenuhi persyaratan tehnis tertentu, misalnya visual pada slite harus jelas dan informasi atau pesan yang ditonjolkan dan ingin disampaikan tidak boleh terganggu oleh elemen lain yang berupa latar
belakang. AzharArsyad (2002: 72-74).





BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Efektifitas berasal dari kata dasar efektif. Dalam kamus bahasa Indonesia, kata efektif mempunyai arti mempunyai efek, pengaruh atau akibat. Maka efektifitas bisa diartikan seberapa tingkat besar keberhasilan yang dapat diraih (dicapai) dari suatu cara atau usaha tertentu sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara hafal berarti tengah, perantara atau pengantar. Dalam bahasa arab, media adalah perantara atau pengantar dari pengirim kepada penerima pesan . Media pembelajaran adalah sarana pendidikan yang dapat digunakan sebagai perantara dalam proses pembelajaran untuk mempertinggi efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pengajaran. Dalam pengertian lebih luas media pembelajaran adalah alat, metode dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara pengajar dan pembelajar dalam proses pembelajaran di kelas. Efektifitas penggunaan media pembelajaran adalah suatu usaha, sejauh mana usaha dalam pembelajaran dengan menggunakan alat bantu (media) dalam pencapaian suatu tujuan yang telah direncanakan.
     B.  Saran
Seorang guru harus bisa memanfaatkan media pembelajaran baik cetak maupun non cetak, dan memperdalam pengetahuan tentang media pembelajaran demi mendukung tercapainya tujuan yang diinginkan,dan mendapatkan siswa dan siswi yang berprestasi.
DAFTAR PUSTAKA


Arsyad Azhar, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT Grafindo Persada, 2002)
Nurhasnawati, Media Pembelajaran, (Pekanbaru: yayasan Pusaka Riau, 2011)
Margono, S. Metodologi Penelitian Pendidikan. (Jakarta: PT Renika Cipta, 2000)

Muhammad Zain, Sutan. Kamus Umum Bahasa Indonesia. (Jakarta: Pustaka
Sinar Harapan, 1996)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AMPUN KESUPEN KRITIK DAN SARANNYA...